Academy 1/72 AH64D Apache

Price:340,000IDR
  • Academy 1/72 AH64D Apache
    Academy 1/72 AH64D Apache
  • Academy 1/72 AH64D fuselage
    Academy 1/72 AH64D fuselage
  • Academy 1/72 AH64D cockpit
    Academy 1/72 AH64D cockpit
  • Academy 1/72 AH64D exhaust
    Academy 1/72 AH64D exhaust
  • Academy 1/72 AH64D Hellfire
    Academy 1/72 AH64D Hellfire
  • Academy 1/72 AH64D parts
    Academy 1/72 AH64D parts
  • Academy 1/72 AH64D rotor
    Academy 1/72 AH64D rotor

Silahkan kunjungi halaman prosedur pembelian atau Tokopedia atau BukaLapak untuk memiliki kit ini dengan mudah

Salah satu misi legendaris Apache adalah serangan pembukaan Dessert Storm 1991. Pada masa itu sistem pertahanan udara terpadu Iraq sangat kuat. Pesawat yang nekat menyusup akan terdeteksi oleh satu atau beberapa radar. Informasi ini kemudian digunakan untuk mengarahkan sejumlah besar SAM dan arhanud dengan akurat. Dari hasil analisis selama Dessert Shield diketahui ada dua radar site yang harus dilumpuhkan sekaligus untuk membuka lubang bagi serangan massif pesawat koalisi. Menyerang kedua radar site ini dengan pesawat biasa sama saja bunuh diri. Rudal jelajah bisa ditembakkan dari jarak aman, tapi tidak ada cara untuk memastikan radar site sasaran sudah lumpuh dari jauh. Alternatif lainnya adalah pasukan khusus yang disusupkan lewat darat. Namun banyak variabel dalam operasi darat, dan akan sulit memastikan serangan dilakukan tepat waktu. Akan ada banyak korban di pihak koalisi kalau ternyata radar masih aktif saat gelombang serangan utama masuk.    

Solusi untuk masalah ini adalah sistem senjata penyerang harus bisa terbang untuk menjaga tempo operasi sekaligus mereduksi kompleksitas misi darat. Selain itu sistem senjata yang digunakan juga harus sulit dideteksi radar. Sistem senjata juga sebaiknya berawak agar bisa memastikan radar tidak beroperasi setelah diserang dan jalur aman sudah terbuka untuk gelombang utama serangan. Stealth F-117 sepertinya memenuhi semua kriteria diatas, namun entah kenapa misi pembukaan ini tidak jatuh ke F-117. Selain stealth, deteksi radar juga bisa dihindari dengan terbang sangat rendah, dan helikopter mampu terbang rendah dengan aman. Helikopter pilihan untuk misi ini adalah AH-64A Apache karena memiliki daya hantam massif berupa rudal Hellfire, roket Hydra, dan kanon 30mm. Apache juga memiliki sensor inframerah yang sesuai untuk mencari target di tengah gelapnya malam dan memastikan sasaran hancur setelah digempur. Airframe Apache juga didisain untuk mentoleransi kerusakan akibat tembakan lawan. IR signature heli serbu ini juga termasuk rendah karena gas panas buangan mesin dicampur secara efektif dengan rotor downwash. Ketangguhan tersebut menjadikan Apache dipilih untuk misi krusial yang beresiko ini. Kekurangan AH-64A pada masa itu adalah sistem navigasi, sehingga misi ini masih perlu dipandu oleh MH-53J Pave Low milik USAF. Hasilnya sejarah membuktikan kedua radar site bisa dibungkam secara simultan. Membuka jalur aman bagi serangan massif koalisi tepat pada waktunya sebelum pihak Iraq sempat bereaksi apalagi memperbaiki radar yang rusak.

Misi pembukaan ini sangat sukses, tapi juga menunjukkan apa yang kurang pada AH-64A yang akan diperbaiki pada AH-64D. Sensor IR Apache terbukti mampu mendeteksi target pada serangan malam tersebut, tapi bidang pandang atau field of view nya terlalu sempit. AH-64A perlu berputar cukup lama untuk mencari posisi target. Selain itu posisi sensor IR berada pada posisi rendah di depan kokpit, AH-64A perlu naik keluar dari persembunyian kontur daratan agar bisa melihat sasaran. Kedua hal ini membuat AH-64A berada pada posisi rawan cukup lama saat mencari sasarannya.

Apache butuh sensor baru yang bisa memindai area luas dengan cepat sambil tetap bersembunyi dibalik kontur daratan. Radar Longbow adalah solusi untuk permasalahan ini. Antenna Longbow dipasang pada radome besar diatas rotor. Posisi tinggi memungkinkan Apache mendeteksi target sambil bersembunyi dengan terbang rendah dibalik kontur daratan. Radar Longbow hanya aktif saat diperintahkan pilot saja, dan dalam waktu singkat mampu menyapu area luas. Setelah itu emisi radar dimatikan dan posisi target terekam dalam sistem. Sinyal radar Longbow juga dimodulasi dengan teknik khusus agar sulit dideteksi musuh (yang tidak mengetahui modulasinya tentunya). Longbow bekerja pada panjang gelombang orde millimeter. Gelombang dengan frekuensi setinggi ini memang sulit merambat jauh, tapi memang Apache hanya butuh mendeteksi target di jarak dekat saja. Sisi positifnya gelombang dengan frekuensi setinggi ini tidak butuh antenna besar. Dengan radome relatif kecil, radar beam Longbow termasuk sangat tajam. Hal ini meningkatkan akurasi targeting untuk rudal AGM-114L Hellfire berpemandu radar.

Peningkatan pada AH-64D tidak hanya radar Longbow saja, bahkan ada beberapa heli yang tidak membawa Longbow. AH-64D juga dilengkapi sensor RFI (Radio Frequency Interferometer) untuk membaca arah pemancar gelombang radio secara pasif. Sistem IR sensor juga ditingkatkan lagi menjadi M-TADS/PNVS atau Arrowhead package. Sistem navigasi juga ditingkatkan agar AH-64D bisa beroperasi mandiri. Data targeting dari Longbow bisa dibagi ke elemen lain, sehingga tidak semua Apache perlu membawa Longbow.

Namun peningkatan paling signifikan tapi tidak terlihat adalah pemakaian data bus digital baru. Data bus digital mempermudah integrasi sensor, persenjataan, atau sistem baru lainnya ke Apache. Menjadikan heli serbu senior ini tetap bisa mengikuti perkembangan teknologi.

Academy 1/72 AH-64D Apache

Academy 1/72 Apache adalah kit special bagi saya, karena keluaran lama dari kit inilah yang “menjerumuskan” saya ke hobby model kit. Apache Academy keluaran lama adalah kit yang bagus, bisa dirakit menjadi model yang bagus oleh modeler pemula sekalipun. Dan ternyata sekitar 15-20 tahun kemudian  Academy mengeluarkan Apache 1/72 baru, dengan cetakan yang benar-benar baru, mengoptimalkan kemajuan teknologi injection molding terbaru.

Kotak AH-64D keluaran baru berukuran dua kali Apache Academy keluaran lama. Didalamnya terdapat 2 sprue besar, satu sprue untuk engine, dan satu clear sprue. Kualitas cetakan Academy jelas meningkat jauh. Panel line dan detail permukaan lainnya dicetak dengan tajam dan konsisten. Banyak molded on detail tajam yang di cetak pada part besar berbentuk kompleks, sepertinya menggunakan slide molding, Sentuhan unik lainnya adalah cabang sprue dicetak dengan bentuk khsuus untuk melindungi part halus. Selain itu setiap sprue dibungkus dengan plastik pelindung masing-masing untuk menjamin semua detail halus sampai utuh ke tangan modeler,

Academy menyediakan pilihan untuk membuat satu dari 6 AH-64D Apache. Perbedaan keenam opsi ini bukan hanya pada decal nya saja, tapi juga pada beberapa detail parts. Modeler perlu menentukan sejak awal Apache mana yang ingin dibuat. Langkah pertama pada instruction sheet adalah membuat lubang di beberapa titik untuk heli spesifik. Kemudian di step-step berikutnya akan ada panduan jelas detail part mana saja yang perlu dipasang untuk Apache pilihan Anda.

Kokpit sangat menentukan tampilan sebuah model, dan di area ini Academy terlihat berhasil. Cockpit tub dicetak dengan relief side panel. Instrument panel juga dilengkapi relief. Setiap layar pada instrument panel dilengkapi decal terpisah untuk tampilan lebih detail. Kaca anti peluru pemisah kokpit depan dan belakang juga tersedia. Dengan perakitan dan pengecatan yang tepat, kokpit akan terlihat realistis via canopy yang tipis dan jernih.

Perbedaan paling terlihat pada kit keluaran baru adalah main rotor yang dicetak dalam satu part. Selain mempermudah perakitan, rotor juga akan lebih kuat. Kemudian beberapa part kecil ditambahakan untuk memperkaya detail rotor hub. 

Stub wing ditempel ke fuselage dengan slot kotak. Dengan cara ini modeler memang tidak punya pilihan untuk memasang sayap pada sudut lain. Tapi akan sangat mudah untuk memastikan kedua sayap terpasang pada sudut yang sama. Weapons pylon juga diperkaya surface detail. Academy menyediakan load out lengkap berupa 8 rudal Hellfire dan sepasang Hydra rocket pod. Sirip rudal Hellfire dicetak cukup tipis dan konsisten dengan detail yang sangat memuaskan. Rocket pod sangat mudah dirakit karena hanya terdiri dari 3 komponen: front face, rear face, dan tabung silinder. Tidak ada seam yang perlu dirapikan seperti kit lain yang membagi tabung silinder menjadi dua bagian atas bawah. Walau dicetak menyatu, detail permukaan tetap memuaskan. Sesuai standar kit modern, Hellfire dan Hydra rocket pod dilengkapi decal marking.

Overall harga Academy 1/72 AH-64D ini memang sudah melesat jauh diatas pendahulunya, dan bahkan diatas kit Apache 1/72 pabrikan lainnya. Namun detail yang tersedia pada kit ini memang luar biasa. Bisa jadi kit ini adalah Apache terbaik pada skala 1/72. Dengan sentuhan yang tepat kit ini bisa menjadi model Apache super detail out of the box. 

Silahkan kunjungi halaman prosedur pembelian atau Tokopedia atau BukaLapak untuk memiliki kit ini dengan mudah, Terimakasih.