Airfix 1/72 Sea Harrier vs Skyhawk 2in1 (Sold Out)

Sold Out
  • Airfix Shar vs Skyhawk
    Airfix Shar vs Skyhawk
  • Airfix Shar fuselage
    Airfix Shar fuselage
  • Airfix Shar wing
    Airfix Shar wing
  • Airfix Shar engine face
    Airfix Shar engine face
  • Airfix Skyhawk nose
    Airfix Skyhawk nose
  • Airfix Skyhawk tail
    Airfix Skyhawk tail
  • Airfix twin display stand
    Airfix twin display stand

Pada perang Falklands terjadi pertempuran sesama sistem senjata blok barat. Sebelum perang Argentina banyak disuplai oleh Perancis dan Amerika. Arsenal canggih dari kedua negara ini harus dihadapi Inggris dari gugus kapal perang tanpa pangkalan darat. Gugus kapal perang tersebut dilindungi oleh Sea Harrier Royal NAVY dari serangan gencar pesawat AU Argentina seperti Skyhawk.

Sea Harrier atau akrab disebut Shar sebenarnya adalah underdog. Fighter sub sonic ini jumlahnya terlalu sedikit dan harus berhadapan dengan banyak fighter Argentina termasuk Mirage yang supersonic. Banyak pihak di Inggris memprediksi Shar akan dibantai di Falklands. Tapi Shar dibekali dengan AIM-9L Sidewinder terbaru. Varian Sidewinder sebelumnya hanya efektif ditembakkan ke exhaust musuh yang panas. Sensor Lima lebih sensitif, bisa membaca perbedaan panas fuselage sehingga mampu mengunci target dari segala arah. Hal ini memberikan keunggulan taktis signifikan bagi Shar.

Selain dibekali rudal canggih, pilot Shar juga terlatih dengan sangat baik. Mereka sudah berlatih dogfight melawan berbagai jenis fighter, termasuk mungkin Mirage. Sehingga mereka mengetahui dengan baik cara menggunakan kelebihan Shar untuk memanfaatkan kelemahan lawan, baik supersonic fighter sekalipun. Hasilnya Shar adalah satu dari sedikit sekali fighter dengan rekor tidak pernah terkalahkan dalam dogfight. Not bad, definitely not bad for an underdog.

Di sisi lain AU Argentina punya tugas berat untuk mengatasi Royal NAVY, dan dalam beberapa kejadian mereka berhasil. Salah satu event paling terkenal pada perang Falkland adalah serangan rudal Exocet dari Super Etendard yang berhasil menenggelamkan HMS Sheffield. Rudal anti kapal seperti Exocet luar biasa efektif, bisa diluncurkan dari jauh, sulit terdeteksi, bisa terbang rendah, dan punya daya hantam besar. Tapi Exocet cukup mahal, rawan embargo, dan terkadang bisa dinetralisir dengan electronic counter measure kapal Royal NAVY.

Kekuatan anti kapal AU Argentina tidak hanya bertumpu pada kombinasi Super Etendard – Exocet saja, mereka juga memiliki Skyhawk dengan bom jatuh bebas. Sekilas hal ini terlihat sebagai langkah mundur. Masihkah bom jatuh bebas tanpa panduan yang harus dilepas dari jarak dekat secara presisi efektif melawan kapal yang dipertahankan oleh rudal anti pesawat? Jawabannya mungkin sama dengan apakah biplane tua seperti Swordfish mampu melawan salah satu battleship terbaik di dunia, bisa saja.

Skyhawk berukuran kecil dan didisain dengan cerdas agar bisa terbang rendah. Teknologi radar pada masa itu memang mampu memandu rudal untuk menghantam pesawat yang terbang tinggi. Tapi di ketinggian rendah akan cukup sulit membedakan pantulan radar dari pesawat atau dari permukaan laut, apalagi kalau di dekatnya ada pulau. Terknologi radar dan komputer pada masa itu belum siap melakukan proses rumit tersebut. Skyhawk diterbangkan manusia, lebih sulit di jamming secara elektronik daripada rudal. Hasilnya walau sering mengalami kegagalan, beberapa Skyhawk mampu menembus pertahanan kapal Royal NAVY. Dengan terbang rendah mereka mampu masuk ke jarak optimum untuk melepas bom jatuh bebas secara presisi. Pada tahap ini, bom meluncur bebas mengikuti hukum gravitasi dan aliran angin. Tidak ada electronic counter measures mampu mencegah bom yang dilepaskan dengan akurat. Salah satu air defense destroyer canggih Royal NAVY, HMS Coventry, terpaksa tenggelam di lautan yang dingin terkena serangan seperti ini.  

Airfix 1/72 Sea Harrier vs Skyhawk

Airfix banyak mengeluaran produk baru sesuai standar mokit modern yang tidak kalah dari pabrikan lain. Airfix masih menggunakan warna biru muda khas mereka untuk part styrene, tapi dengan detail, ketajaman, dan kebersihan cetakan yang jauh lebih baik dari produk lama. Panel line kit ini sudah beraliran recessed, tapi memang masih sedikit terlalu lebar. Sisi positifnya panel line dicetak konsisten di seluruh part, berpotensi menghasilkan model yang rapi.    

Kit cetakan baru ini terdiri dari dua pesawat utuh, Sea Harrier milik Inggris di HMS Hermes dan Skyhawk Argentina. Sea Harrier membawa load out untuk misi air-to-air sedangkan Skyhawk dipersenjatai dengan arsenal air-to-surface. Airfix menyediakan display stand untuk memasang kedua pesawat dalam pose terbang. Tapi secara jujur kedua model berkualitas sangat bagus, layak mendapat display stand handmade dari kayu dan acrylic.

Sea Harrier.

Kokpit kit ini termasuk sederhana tapi cukup bagus untuk 1/72. Instrument dan side panel memakai decal. Tersedia pilot figure yang cukup detail.

Airfix menyediakan banyak opsi pada kit ini. Auxiliary intake door bisa dipasang dalam posisi terbuka atau tertutup. Di dalam intake ada compressor face dengan detail tajam. Airbrake juga bisa dibuka. Ada 3 pilihan untuk memasang landing gear: semua pintu terbuka, landing gear down dengan sebagian pintu tertutup, atau pose terbang dengan semua pintu tertutup. Kejutan kecil tapi bagus adalah weighted main landing gear, ban utama dicetak sedikit kempes. Kurang cocok untuk diorama hovering, tapi sangat bagus dan akurat untuk pose di darat. 

Instruction sheet menunjukkan cara memuat konfigurasi air-to-air dengan ADEN gun pod, sepasang drop tank, dan sepasang Sidewinder. Pada sprue sepertinya juga ada part untuk anti ship missile walau tidak ditunjukkan di instruction sheet.

Skyhawk   

Kokpit Skyhawk terlihat cukup detil. Ejection seat tersusun dari 4 part. Instrument dan side panel menggunakan decal. Tersedia pilot figure yang cukup bagus.

Tersedia full trunking untuk intake dan exhaust sampai ke compressor dan turbine face. Airbrake bisa dipasang di posisi terbuka. Slats juga bisa dipasang dalam posisi turun lengkap dengan detail aktuator.

Airfix menyediakan konfigurasi misi air-to surface. Instruction sheet menunjukkan pemasangan sepasang drop tank di sayap dan bom besar di centerline, Pada sprue juga terdapat beberapa jenis load out lain.