Hasegawa 1/72 F16N (Sold Out)

Sold Out
  • Hasegawa F16N
    Hasegawa F16N
  • Hasegawa F16N wing
    Hasegawa F16N wing
  • Hasegawa F16N fuselage
    Hasegawa F16N fuselage
  • Hasegawa F16N tail
    Hasegawa F16N tail

Jika saja Top Gun 2 dirilis pada tahun 90an, mungkin kita akan melihat Maverick menerbangkan aggressor terbaik yang pernah dimiliki Top Gun, yaitu F-16N.

F-16 lahir dari teori jenius Energy-Maneuverability milik John Boyd. Parameter disain F-16 diseimbangkan dengan elegan agar mampu melakukan serangkaian manuver efektif tanpa kehilangan banyak energi. Secara sederhana energi mekanis pesawat dalam bentuk kecepatan (kinetik) dan ketinggian (potensial) tetap terjaga saat manuver. Mesin tidak perlu mengeluarkan thrust terlalu besar untuk mengembalikan energi mekanis yang hilang saat manuver. Konsumsi bahan bakar tetap terkontrol, menghasilkan mission endurance tinggi.  

F-16N dioptimasi untuk kelincahan maksimum sehingga bisa mensimulasikan fighter musuh yang semakin canggih. Beberapa perangkat untuk misi tempur seperti kanon dan ASPJ dilolosi agar lebih ringan. Sayap F-16N dalam kondisi clean tanpa pylon dibawahnya. Wingtip biasa dibekali Sidewinder (captive) dan ACMI pod. Dalam kondisi se-clean ini bobot dan drag F-16N sangat minim. Konsumsi bahan bakar pun lebih irit, sehingga tanpa centerline tank pun endurance sudah cukup. Namun dalam beberapa misi terkadang centerline tank tetap dibawa.

Semua ini menjadikan F-16N fighter yang sangat lincah. Pada masa aktifnya mampu memberikan tantangan besar bagi siswa Top Gun. Tapi pada tahun 90an, F-16N terpaksa dipensiunkan karena kerusakan struktur akibat manuver high G yang sangat sering dilakukan.

Hasegawa 1/72 F-16N

Kit ini standar fighter 1/72 Hasegawa. Semua part kecuali canopy dikumpulkan dalam satu kantong internal, menyegel semua part didalam untuk mencegah kehilangan. Untungnya Hasegawa menggunakan styrene berkulitas tinggi sehingga part tetap utuh walau disatukan dalam satu kantong. Pemakaian styrene yang bagus juga membuat cetakan part lebih tajam. Mungkin banyak kit yang lebih detail dari Hasegawa, tapi sangat sedikit yang bisa menyamai cetakan panel line khas Hasegawa yang tipis dan tajam.

Seperti kit pesawat umumnya, perakitan dimulai dari kokpit. Detail panel direpresentasikan dengan decal. Instrument panel tidak benar-benar flat, tapi ada sedikit relief untuk merepresentasikan bentuk general panel aslinya. Dengan cara ini, detail yang cukup layak bisa dihasilkan dengan effort minim. Canopy dicetak jernih dan tipis, menunjukkan detail kokpit dengan baik. Canopy bisa dipasang dalam posisi terbuka dan tersedia tangga yang cukup bagus.

Intake F-16 cukup kompleks. Lumayan lebar sehingga sisi dalam harus dibuat dengan rapi. Hasegawa menyediakan solusi yang cukup baik untuk area ini. Intake lip dibuat dari satu part utuh, sehingga tidak ada seam. Mungkin beberapa modeler akan sedikit memodifikasi part ini agar lebih tipis. Secara keselutuhan hasilnya cukup bagus dengan effort minim.

Hasegawa memangkap detail landing gear kompleks F-16 dengan cukup bagus. Bahkan landing gear actuator juga disediakan. Exhaust dicetak dengan cukup bagus. Tersedia turbine face dengan detail cukup tajam untuk melengkapi interior exhaust.

Load out F-16N terbilang minimalis. Hasegawa menyediakan sepasang sidewinder untuk dipasang di wingtip. Sayangnya ACMI pod tidak tersedia. Modeler perlu memodifikasi sendiri salah satu Sidewinder menjadi ACMI pod. Detail unik lainnya adalah sepasang antenna RWR untuk dipasang di sisi intake. Walau tidak digunakan oleh varian N, dalam kit ini juga tersedia TER dan beberapa free fall bomb.