Kinetic 1/48 F16 AM (Sold Out)

Sold Out
  • Kinetic 1/48 F16AM
    Kinetic 1/48 F16AM
  • Kinetic F16AM Sidewinder
    Kinetic F16AM Sidewinder
  • Kinetic F16AM sensor pods
    Kinetic F16AM sensor pods
  • Kinetic F16AM Penguin missiles
    Kinetic F16AM Penguin missiles
  • Kinetic F16AM parts
    Kinetic F16AM parts
  • Kinetic F16AM Fuselage
    Kinetic F16AM Fuselage
  • Kinetic F16AM Fuselage 2
    Kinetic F16AM Fuselage 2
  • Kinetic F16AM JDAM
    Kinetic F16AM JDAM

F-16AM NATO

Ada sesuatu yang menarik pada proses pembelian F-16 oleh Belanda, Belgia, Denmark, dan Norwegia. Tidak seperti Inggris, Perancis, dan Swedia, keempat negara Eropa tersebut tidak mampu mendisain fighter modern sendiri. Membeli fighter dari negara lain adalah satu-satunya pilihan yang make sense. Tapi berbeda dengan negara berkembang, keempat negara maju ini memiliki basis industri yang cukup kuat. Sehingga mereka tidak hanya membeli, tapi juga berhasil menegosiasikan harga yang lebih baik, perakitan di Eropa, jaminan upgrade, dan bahkan menyediakan fasilitas perawatan sendiri dengan investasi yang tidak terlalu tinggi. Mereka berhasil melakukan semua itu dengan berkolaborasi dalam EPAF (European Partner Air Forces).

Dengan bersatu dalam EPAF, posisi tawar keempat negara tersebut meningkat drastis. Selain mendapatkan diskon, F-16 untuk EPAF dirakit di Eropa, lebih tepatnya di Fokker Belanda dan SABCA Belgia. Proses ini bukan tanpa halangan. Konon ada banyak perbedaan kultur pekerjaan antara AS dan Eropa yang menghambat proses produksi F-16 disana. Tapi akhirnya Fokker dan SABCA berhasil. Proses produksi tersebut memperkuat industri high tech negara-negara EPAF, membuka sejumlah besar lapangan kerja dan menjalankan roda ekonomi.

Secara teknis, terjadi sejumlah besar transfer teknologi ke negara-negara EPAF. Sampai sekarang memang keempat negara ini belum terlihat mampu mendisain fighter sendiri. Tapi dengan memproduksi sendiri, mereka mendapat pengetahuan lebih tentang F-16. Mengetahui cara perawatan dan upgrade sesuai kebutuhan spesifik mereka. Contohnya Belgia yang mampu mengintegrasikan ECM suite internal di dasar tail fin. Denmark yang mampu memasang chaff dispenser terintegrasi dengan pylon dan dikontrol oleh digital electronic management system buatan sendiri. Dan Norwegia yang mampu mengintegrasikan rudal anti kapal Kongsberg Penguin buatan sendiri untuk mempertahankan garis pantai yang luas.

Secara formal negara-negara EPAF mendapat jaminan upgrade F-16 setara dengan milik USAF. Jadi walau “hanya” menyandang label A/B, F-16 milik negara-negara EPAF tetap relevan di era modern. Selain itu setiap anggota EPAF boleh meminta upgrade spesifik diluar program USAF. Dan jika upgrade tersebut disetujui oleh AS dan seluruh anggota EPAF, maka biaya akan ditanggung pro-rate. Sebuah benefit yang besar mengingat sebagian besar F-16 adalah milik USAF. Sehingga negara-negara EPAF bisa membayar jauh lebih murah.

Fighter modern seperti F-16 terdiri dari banyak sub-sistem yang perlu dirawat. Menyerahkan proses maintenance keluar bukan solusi yang baik. Di sisi lain perlu investasi luar biasa besar untuk membuat fasilitas perawatan semua sub-sistem. Solusinya adalah setiap anggota membuat fasilitas perawatan untuk sub-sistem tertentu saja, tidak perlu semuanya. Perawatan sebuah sub-sistem untuk seluruh F-16 EPAF bisa dilakukan di setiap fasilitas yang terbuka untuk bersama tersebut. Dengan cara ini perawatan bisa dilakukan secara mandiri di Eropa dengan investasi lebih murah.

Negara-negara Asia Tenggara sepertinya bisa belajar banyak dari EPAF. Bayangkan posisi tawar kita bisa meningkat untuk mendapatkan harga dan transfer teknologi yang lebih baik dengan kolaborasi. Jika negara-negara Eropa bisa, mengapa kita tidak.

Kinetic 1/48 F-16 AM

Catatan:

Kondisi part bisa jadi tidak sempurna. Komponen halus seperti static wick pada ujung sayap, rudder, dan elevator dalam kondisi patah. Part utama dalam kondisi utuh dan terbungkus rapi di kantong plastik masing-masing. Tidak ada cacat besar yang terlihat,  tapi bisa jadi ada sedikit warping yang perlu diluruskan dengan air panas.

Jika kedua kekurangan diatas bisa diatasi dan ditoleransi, maka silahkan baca lebih lanjut untuk melihat salah satu kit F-16 1/48 paling detail dan dilengkapi sejumlah besar load out.

Canopy F-16 nyaris tanpa framing, sehingga detail kokpit sangat menentukan tampilan model F-16. Kinetic menyediakan detail instrument dan side panel dalam bentuk raised relief untuk menghasilkan efek 3D yang meyakinkan. Rudder pedal, side stick, dan throttle disediakan dalam part terpisah. Ejection seat dirakit dari 6 part untuk menangkap detailnya semaksimal mungkin. Canopy bisa dipasang di posisi terbuka dengan part actuator yang sesuai.

Area kedua yang mendapat sentuhan detail ekstra adalah landing gear. Kinetic berusaha menangkap detail main landing gear bay selengkap mungkin dengan sejumlah besar part. Nose landing gear F-16 mungkin terlihat sederhana dari luar, tapi didalamnya ada beberapa struts yang disediakan lengkap oleh Kinetic. Proses perakitan ditunjukan dengan jelas dalam beberapa step sehingga semua struts bisa dipasang dengan benar di tempatnya. Sisi dalam landing gear bay door juga dilengkapi relief detail.

Intake trunk disediakan lengkap sampai ke compressor face. Detail internal exhaust ditangkap dengan baik menggunakan sejumlah part lengkap sampai ke turbine face. Airbrake dicetak menyatu ke fuselage dalam posisi tertutup, mempermudah pembuatan konfigurasi clean. Tapi bisa dibuka dengan memotong sesuai posisi yang ditunjukkan dalam instruction sheet. Di sisi dalamnya sudah ada relief detail dan bisa dibuka dengan sudut yang tepat menggunakan part actuator. Leading edge flaps, training edge faps, dan rudder dicetak terpisah untuk mempermudah pembuatan pose dinamis.

Modeler bisa membuat F-16AM milik Belanda, Belgia, Denmark, atau Norwegia dengan kit ini. Tidak hanya decal, Kinetic menyediakan beragam antenna dan komponen detail spesifik setiap negara. Salah satu area yang cukup detail adalah tail fin base lengkap dengan pilihan parabrake housing dan beragam antenna.

John Boyd mendisain F-16 sebagai petarung lincah dengan perlengkapan ringan seperti radar sederhana, kanon internal, rudal jarak dekat, dan mungkin beberapa drop tank. Tapi hampir semua pengguna F-16 termasuk negara-negara EPAF menjejali fighter ringan ini dengan segudang load out untuk beragam misi. Dan untungnya Kinetic juga menyediakan sejumlah besar load out pada kit ini, mungkin cukup untuk mengisi penuh beberapa F-16. Diantaranya adalah:

- centerline drop tank

- wing drop tank

- AIM-9M Sidewinder

- AIM-120B AMRAAM

- AGM-119A Penguin

- AGM-65 Maverick

- Mk82

- GBU-31 JDAM

- GBU-87

- GBU-12 LGB

- GBU-24 LGB

- AN/AAQ-13

- AN/AAQ-14

- AN/ALQ-131

- Sniper XR

Semua dicetak tajam dan rapi. Beberapa disusun dari beberapa part untuk menangkap bentuknya dengan lebih baik. Tersedia decal untuk load out. Dan pylon pun disusun dari beberapa part untuk menangkap detail selengkap mungkin.