Tamiya 1/72 Mirage 2000C (Sold Out)

Sold Out
  • Tamiya 1/72 Mirage 2000C
    Tamiya 1/72 Mirage 2000C
  • Tamiya Mirage 2000C paint
    Tamiya Mirage 2000C paint
  • Tamiya Mirage 2000C parts 1
    Tamiya Mirage 2000C parts 1
  • Tamiya Mirage 2000C parts 2
    Tamiya Mirage 2000C parts 2
  • Tamiya Mirage 2000C detail
    Tamiya Mirage 2000C detail

Chevalier du Ciel

Bosan nonton film pesawat tempur isinya cuma CG??? Cobalah film Perancis : Chevalier du Ciel. Tapi jangan salahkan kami kalau setelah itu Anda tidak tahan ingin segera merakit model Mirage 2000.

Poin paling menarik dari film ini adalah minimnya pemakaian CG. Sebagian besar adegan diperankan oleh Mirage 2000 asli. Efek dramatis didapat dari pengambilan gambar jarak dekat oleh fighter yang bisa mengikuti manuver ekstrim Mirage 2000, yaitu Mirage 2000 juga. Anda akan sangat terhibur oleh manuver ketat Mirage 2000 di ketinggian rendah.

Pertanyaannya : kok bisa delta fighter melakukan manuver setajam itu? Sayap delta memang cocok diajak ngebut, namun normalnya kurang pas untuk manuver. Tapi Mirage 2000 bukan delta biasa. Resepnya ada pada posisi center of lift yang berada di depan center of gravity, kebalikan dari pesawat konvensional. Konfigurasi ini membuat fighter jadi liar, hanya perlu sedikit defleksi bidang kontrol untuk melakukan manuver tajam. Sistem fly-by-wire diimplentasikan untuk menjinakkan keliaran tadi. Menghasilkan fighter yang terkontrol sekaligus lincah.

Manuver tajam berarti membebani airframe dengan G besar. Hal ini tidak menjadi masalah bagi Mirage 2000 karena struktur sayap delta secara inheren kuat. Airframe Mirage 2000 masih tahan digenjot sampai 12G. Sebagai safety measure, sistem FBW membatasi manuver sampai 9G dalam kondisi normal. Tapi dalam kondisi dalam kondisi darurat, limitasi ini bisa di override sampai 11G.

Manuver tajam juga berarti pergerakan throttle yang dinamis dan udara turbulen masuk ke mesin. Dassault memilih mesin single spool SNECMA M53 sebagai solusi kedua masalah diatas. Sistem single spool lebih sederhana daripada twin/multi spool yang digunakan oleh fighter lain dikelasnya. Throttle M53 bisa diperlakukan nyaris seenaknya oleh pilot dan tahan terhadap udara turbulen. Kekurangannya adalah compression ratio yang lebih rendah dari twin/multi spool. Hasilnya daya dorong M53 relatif kecil dan tidak se-efisien mesin twin/multi spool.

Tamiya 1/72 Mirage 2000C

Tamiya terkenal suka me-rebox mokit fighter 1/72 Italeri, ini adalah salah satunya. Part plastik dan decal kit ini sama dengan versi Italeri, perbedaan ada pada kotak dan instruction sheet. Tamiya menggunakan kotak bukaan atas yang lebih modeler friendly. Sub assembly bisa disimpan kembali ke kotak dengan jauh lebih mudah daripada sistem bukaan samping. Selain itu Tamiya juga menyediakan daftar cat yang diperlukan, baik yang harus ataupun opsional. Hal ini cukup membantu modeler pemula yang belum punya cat lengkap.

Mokit ini tergolong sederhana, hanya ada 2 sprue styrene standar dan sebuah sprue clear. Namun dibalik kesederhanaannya, semua part dicetak dengan rapi dan punya surface detail oke. Panel line sudah beraliran recessed.

Tamiya/Italeri menyediakan detail yang memuaskan di area kokpit, intake, exhaust, dan landing gear. Ejection seat tersusun dari 3 part untuk detail lumayan lengkap. Instrument panel direpresentasikan dengan raised relief, akan terlihat bagus saat di cat dengan benar. Intake dibuat cukup dalam, terlihat realistis di 1/72. Exhaust petal dicetak dengan detail, didalamnya terdapat turbine face dengan relief tajam. Sistem suspensi pada landing gear juga dicetak dengan lengkap dan jelas.

Ada 2 opsi load out di  kit ini. Yang pertama adalah konfigurasi air-to-air normal berupa centerline drop tank, sepasang MATRA SUPER, dan sepasang MATRA Magic. Ini adalah load out Mirage 2000C versi awal, jadi belum ada MATRA MICA. Yang kedua adalah konfigurasi misi anti runway berupa 8 Durandal, 1 pod (misterius, kami belum bisa menebak fungsinya, namun dicetak dengan detil dan rapi), dan sepasang MATRA Magic. Semua load out dicetak dengan bentuk dasar yang cukup bagus. Satu lagi sentuhan bagus adalah cannon muzzle yang dicetak dalam part terpisah, tidak menyatu dengan fuselage. Modeler bisa mengebor lubang kanon dengan mudah dan mengecat tanpa perlu banyak masking.

Overall mokit ini memang sederhana, tapi bisa menjadi dasar yang sangat bagus untuk detailing. Recommended untuk modeler pemula ataupun yang sudah berpengalaman.